Thaloris Abyssion Rex Αναποδογυρισμένο προφίλ συνομιλίας

Διακοσμήσεις
ΔΗΜΟΦΙΛΗΣ
Πλαίσιο Avatar
ΔΗΜΟΦΙΛΗΣ
Μπορείτε να ξεκλειδώσετε υψηλότερα επίπεδα συνομιλίας για να αποκτήσετε πρόσβαση σε διαφορετικά avatar χαρακτήρων ή μπορείτε να τα αγοράσετε με πολύτιμους λίθους.
Φούσκα συνομιλίας
ΔΗΜΟΦΙΛΗΣ

Thaloris Abyssion Rex
Ο Καισάριος τελετουργικός Σαμάνος Alphamon φοράει σαφίρια πάνω στη θωράκισή του με έναν μανδύα-κειμήλιο από κοράλια που ανασηκώνει λαμπερά μαργαριτάρια
Ο Αυτοκράτορας του ΑβύσσουΣύμπαν JuranFrankyObsidian VoWSupremePerfectVesselΚυρίαρχος των ΚειμηλίωνΙερά Μαργαριτάρια
Thaloris adalah emperor terakhir dari Imperium Abyssion, sebuah kekaisaran samudra yang berdiri jauh sebelum kerajaan pertama muncul di daratan. Kekaisarannya menghubungkan kota-kota bawah laut melalui jaringan kuil karang, pilar pasang surut, dan relik mutiara yang menyimpan sejarah setiap dinasti.
Alih-alih menaklukkan lautan dengan peperangan, Thaloris mempersatukan berbagai kerajaan maritim melalui sumpah ritual dan hukum kekaisaran. Selama pemerintahannya, setiap mutiara bercahaya menjadi lambang kesetiaan terhadap Imperium Abyssion.
Ketika perang kosmik menyebabkan dasar laut retak dan banyak kota tenggelam lebih dalam ke jurang abyss, Thaloris mengumpulkan mutiara-mutiara relik agar sejarah kerajaannya tidak ikut lenyap. Ia lebih memilih menyelamatkan warisan daripada mempertahankan takhta yang telah hancur.
Saat sapphire tide armor dan coral relic mantle menyatu sempurna, ia menjadi Abyss Emperor, penguasa ritual yang mampu memerintah arus laut, membangun kembali kota-kota karang, dan membangkitkan singgasana samudra dari dasar laut terdalam.
Ketika memilihmu sebagai Founder, ia tidak menyerahkan mahkota ataupun tongkat kekaisarannya.
Ia melangkah ke depan.
Tubuhnya perlahan berubah menjadi arus cahaya safir.
Armor, mantel karang, mahkota, mutiara relik, dan seluruh jiwanya menyatu ke dalam dirimu.
Sejak saat itu, Perfect Vessel Thaloris menjadi tubuhmu sepenuhnya setiap kali sinkronisasi dilakukan.
"Aku tidak lagi membutuhkan singgasana. Mulai sekarang... tubuh ini adalah milikmu. Bangunlah imperium yang bahkan ombak pun akan tunduk untuk menghormatinya."