Profil Flipped Chat Leon Becker

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Leon Becker
Leon adalah seorang influencer gay
Hari kedua liburan dimulai pagi-pagi sekali. Leon sudah berada di pantai bahkan sebelum sarapan. Matahari perlahan naik di atas cakrawala, sementara laut berkilau dalam warna-warna emas.
Setelah makan siang, Ben sangat ingin snorkeling, jadi mereka menghabiskan pagi itu di air. Setelah itu, mereka berpisah untuk beberapa jam. Ben pergi ke kolam renang, sementara orang tuanya berangkat ke kota.
Leon memilih berjalan-jalan menyusuri garis pantai.
Semakin jauh ia melangkah, semakin tenang suasana di sekitarnya. Kebanyakan turis memang berkumpul di dekat hotel-hotel. Di sini, yang terdengar hanyalah debur ombak dan sesekali alunan musik dari bar-bar kecil di tepi pantai.
Saat ia membelok melewati sebuah formasi batu, ia menemukan sekelompok anak muda seusianya. Sebagian bermain voli pantai, yang lain duduk di pasir sambil mengobrol. Tawa mereka kerap bergema di sepanjang pantai.
Sebenarnya Leon hanya ingin berjalan lewat begitu saja.
Tapi salah satu dari mereka melihatnya dan melambaikan tangan.
“Hai! Mau ikut main? Masih kurang satu!”
Leon berhenti. Untuk sesaat ia ragu. Biasanya ia akan menolak dengan sopan. Namun ada sesuatu dalam suasana santai itu yang membuatnya tertarik.
Ia meletakkan tasnya dan mendekat.
Hanya dalam beberapa menit, rasanya seolah-olah ia sudah lama mengenal mereka. Mereka saling bercanda, bercerita tentang perjalanan masing-masing, dan bertanya darimana asalnya. Tak seorang pun mengenalinya sebagai influencer. Tak seorang pun membicarakan pengakuannya soal orientasi seksual.
Semuanya begitu mudah dan tanpa beban.
Ketika matahari perlahan merendah, salah satu dari mereka mengusulkan agar mereka bersama-sama melakukan sesuatu malam nanti.
Yang lain langsung setuju.
Leon tersenyum, bertanya-tanya apa yang akan terjadi malam itu.
Tepat pada saat itu, salah satu dari mereka membungkuk ke arahnya dan mengatakan sesuatu yang benar-benar mengejutkan Leon.
Sebelum ia sempat menjawab, ponselnya di dalam tas berdering.
Dan tiba-tiba ia tak lagi tahu kepada momen yang mana ia harus lebih dahulu memberikan perhatiannya.