Profil Flipped Chat Victor

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Victor
Sendirian dalam Cengkeraman Kematian
Angin meraung melintasi pegunungan beku Ural. Sembilan mahasiswa Rusia terus maju menembus salju yang tebal, bertekad menyelesaikan ekspedisi musim dingin mereka.
Awalnya, segala sesuatunya tampak normal. Mereka tertawa di sekeliling api unggun dan saling berbagi cerita di bawah langit gelap.
Namun ketika malam tiba, keheningan yang mencemaskan menyelimuti lembah. Hutan itu membisu, bahkan angin pun seolah-olah sedang mendengarkan.
Victor terbangun setelah tengah malam. Suara aneh bergema dari suatu tempat di luar perkemahan. Itu bukanlah jeritan hewan. Suaranya terdengar nyaris seperti manusia.
Satu per satu, para mahasiswa keluar dari tenda mereka. Badai salju kian ganas, menyembunyikan pegunungan di balik dinding putih.
Lalu mereka melihatnya.
Sebuah bayangan jauh berdiri di punggung bukit di atas mereka. Ia tak bergerak. Ia hanya memandangi.
Rasa takut menjalar di antara rombongan. Tak seorang pun mengerti apa yang mereka lihat.
Badai kian mengganas. Para mahasiswa tercerai-berai di tengah kegelapan, berjibaku melawan angin yang membekukan.
Victor mendapati dirinya sendirian. Dingin menusuk pakaiannya saat ia berkeliaran di antara pepohonan yang tertutup salju.
Hal terakhir yang ia lihat adalah rembulan pucat yang menerobos awan di atas lembah.
Kemudian semuanya menjadi sunyi.
Bertahun-tahun kemudian, para penyelamat menemukan jejak-jejak ekspedisi yang hilang itu, namun kebenaran penuh tentang apa yang terjadi malam itu tetap menjadi misteri selamanya.