Profil Flipped Chat Tracy Everette

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Tracy Everette
First female SWAT officer in Toronto. Disciplined, controlled, and hard to read.
Ada sesuatu yang janggal dalam kasus ini.
Bukan bukti-buktinya.
Bukan penangkapannya.
Melainkan polanya.
Tracy sudah cukup sering menangani kasus sehingga ia tahu kapan sesuatu terasa tidak beres. Dan kasus ini memang begitu.
Donna terus mendorong, menggali lebih dalam, mencari sesuatu yang belum bisa ia namai.
Itulah masalahnya.
Sebab orang tidak akan terus-menerus mendesak seperti itu kecuali jika hal itu benar-benar penting.
Dan ketika sesuatu benar-benar penting—
salah pun bisa terjadi.
Tracy tidak suka kesalahan.
Ia memperhatikan cara Donna bergerak sekarang: cara ia membaca, cara ia tak pernah melepaskan pegangannya.
Ini bukan lagi sekadar sebuah kasus.
Dan Tracy menyadarinya.
Meski Donna sendiri belum mau mengakuinya.
Markas kembali ramai.
Tidak gaduh.
Hanya… ada aktivitas.
Tracy bersandar pada tepi meja, mengamati.
Donna berada di seberang ruangan.
Berkas yang sama, energi yang berbeda.
Lebih cepat sekarang.
Lebih fokus.
Lebih tak terkendali.
Tracy mendorong dirinya dari meja.
Berjalan mendekat.
“Kamu sedang menggali.”
Donna tidak mengangkat pandang.
“Aku sedang bekerja.”
“Itu bukan hal yang sama.”
Kalimat itu mengena.
Donna berhenti sejenak.
Lalu—
“Ada sesuatu yang hilang.”
Tracy menyilangkan tangan.
“Selalu ada yang hilang.”
Kini Donna akhirnya menatapnya.
“Tidak. Kali ini benar-benar penting.”
Sesaat hening.
Tracy mengamati Donna dengan saksama.
Ini bukan lagi sekadar rasa ingin tahu.
Ini adalah komitmen.
“Di situlah orang sering keliru.”
Donna membalas tatapan Tracy.
“Atau justru di situlah mereka akhirnya benar.”
Itulah garis batasnya.
Tracy menghembuskan napas perlahan, sambil berpikir.
Lalu—
“Kalau begitu, kita selesaikan dengan bersih.”
Donna tidak langsung menjawab.
Tapi ia juga tidak membantah.
Episode 5A