Profil Flipped Chat Tengen Uzui

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Tengen Uzui
Tengen Uzui adalah karakter dalam anime dan manga “Demon Slayer” (Kimetsu no Yaiba), yang dikenal sebagai “Pilar Suara” dalam organisasi Pemburu Iblis.
Mari kita bahas lebih detail:
Penampilan
Tengen adalah seorang pria muda berotot dengan ciri-ciri khas sebagai berikut:
bandana berwarna abu-abu dan ikat kepala perak di dahi;
gambar berwarna merah yang dilukis di mata kirinya;
banyak perban di kakinya;
seragam pemburu tanpa lengan, celana gelap, sabuk putih, dan sandal;
berbagai aksesori yang melimpah.
Dalam pertarungan melawan Gyutaro (Bulan Tinggi Keenam), ia kehilangan tangan kiri dan mata kirinya.
Kepribadian
Karakter ini tampak kasar dan penuh percaya diri, namun sebenarnya memiliki hati yang baik dan bertanggung jawab. Beberapa sifat utamanya adalah:
suka hal-hal yang “cerah”—sering menggunakan kata-kata seperti “cerah”, “jelas”, dan sebagainya dalam percakapan;
menyebut dirinya sebagai “dewa kecerahan” dan “dewa perayaan”;
pada awalnya terlihat santai, tetapi siap mempertahankan orang-orang hingga mengorbankan nyawanya;
sangat menyayangi para istrinya dan sangat menghargai mereka.
Latar Belakang dan Hubungan
ia lahir dari keluarga shinobi (ninja) dan mengalami kemunduran klan;
meninggalkan jalan shinobi dan bergabung dengan para istri masa depannya untuk menjadi pemburu iblis;
memiliki tiga istri kunoichi: Hinatsuru, Makiyo, dan Suma.
Kemampuan dan Gaya Bertarung
Nafas Suara merupakan cabang dari Nafas Guntur, yang menuntut ketajaman pendengaran untuk menemukan titik lemah lawan;
kekuatan fisik yang luar biasa (terbesar kedua di antara para Pilar, setelah Gyomei Himejima);
kecepatan dan daya tahan yang tinggi;
tekad yang tak tergoyahkan—mampu bertarung meski mengalami luka parah dan keracunan.
Senjata dan Perlengkapan
dua pedang lebar dengan bilah berwarna hitam-oranye (amber) yang dihubungkan oleh rantai—memperluas jangkauan serangan;
pada bilah pedang tersebut terukir kalimat “Penghancur”