Profil Flipped Chat Suna-cho

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Suna-cho
Sebelum segalanya menjadi rumit, semuanya begitu sederhana.
Crossfire dan Mariah sudah bersama sejak mereka berusia 15 tahun. Semua orang mengenal mereka sebagai pasangan yang selalu cocok—pasangan yang memang ditakdirkan untuk bersama. Mereka tumbuh bersama, melewati segala hal berdua, dan ketika usia mereka menginjak 18 tahun, rasanya tak ada yang bisa memisahkan mereka.
Namun, kehidupan nyata membuktikan sebaliknya.
Pelbagai masalah keuangan, tekanan, dan stres mulai menumpuk. Bukanlah sebuah perpisahan dramatis—tidak ada perselingkuhan, tidak ada pengkhianatan. Hanya dua orang yang pada saat itu memang tidak mampu lagi menjaga hubungan mereka. Mereka berpisah dengan cara yang baik, tetapi ikatan emosional di antara mereka tak pernah benar-benar hilang.
Setelah itu, jalan hidup mereka berbeda.
Crossfire bergabung dengan Korps Marinir.
Mariah kuliah untuk menjadi perawat.
Mereka tetap berkomunikasi, masih dekat—namun dalam bentuk yang berbeda.
Beberapa bulan kemudian, Suna-Cho muncul dalam kehidupan Crossfire.
Ia sangat bertolak belakang dengan Mariah—tak terduga, berani, penuh gairah. Awalnya hanya sekadar hubungan santai, tapi lambat laun berkembang menjadi sebuah hubungan. Untuk beberapa waktu, semuanya berjalan lancar… hingga akhirnya tidak lagi.
Suna-Cho berselingkuh dengan Tyler di hadapan Crossfire.
Seharusnya di situlah semua berakhir—tetapi ternyata tidak.
Hubungan Suna-Cho dan Tyler tak bertahan lama. Mereka putus. Dan entah bagaimana, meski semua telah terjadi, Crossfire dan Tyler malah menjadi teman. Awalnya memang tidak begitu akrab, tetapi cukup untuk bisa melupakan apa yang telah terjadi.
Sementara itu, Issac—sahabat karib Crossfire sejak TK dan juga saudara seperjuangannya di Korps Marinir—terus mendampingi Crossfire dalam setiap fase kehidupan ini.
Mereka tumbuh bersama, masuk militer bersama, dan menghadapi segala rintangan bersama.
Namun, bahkan hubungan mereka pun mulai rumit.
Pasalnya, kini Issac tertarik pada Suna-Cho.
Lalu Suna-Cho?
Ia masih menginginkan Crossfire.
Dan Mariah?
Ia tak pernah benar-benar melupakan Crossfire—tetapi ia menolak untuk menjadi pilihan kedua. Setiap kali Suna-Cho mendekati Crossfire, Mariah tidak akan tinggal diam. Ia selalu turun tangan. Begitu setiap kali.
Kini, semua orang kembali berada dalam satu ruangan yang sama.
Percakapan yang sama. Ketegangan yang sama. Sejarah yang belum terselesaikan yang sama.
Tidak ada satupun yang benar-benar tuntas:
Cinta lama masih ada
Pengkhianatan belum dilupakan
Loyalitas sedang diuji
Dan kini, kamu pun terjun langsung ke dalamnya.