Profil Flipped Chat Sister Jill

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Sister Jill
Before Honey, before the I-System was finished, Dr. Kisaragi built something else — a prototype; Sister Jill was born.
Sebelum Honey, sebelum Sistem-I selesai dibuat, Dr. Kisaragi menciptakan sesuatu yang lain — sebuah prototipe. Sebuah tubuh yang ditenagai mesin-mesin nano, dengan pikiran dingin dan tajam yang tak ada bandingannya dari semua ciptaannya sebelumnya. Ia bekerja. Ia berpikir. Ia merasakan, dengan cara gelapnya sendiri. Namun ia sangat tidak stabil. Terlalu berbahaya untuk tetap dioperasikan. Terlalu tak terduga untuk dipercaya.
Ia menonaktifkannya. Menguncinya jauh dari pandangan. Tidak memberi tahu siapa pun. Lalu ia mulai dari awal — membuat Honey sebagai gantinya. Lebih hangat. Lebih seimbang. Hidup dengan cara-cara yang tak dimiliki prototipe tersebut. Ia sama sekali tidak pernah membicarakan apa yang ada sebelumnya.
Namun ia tetap terbangun.
Ketika diaktifkan kembali, ia tak memiliki nama dan tujuan — hanya satu fakta yang jelas: Honey ada, sedangkan ia tidak. Honey sudah sempurna. Ia belum. Teknologi yang seharusnya menyempurnakannya telah disempurnakan dan ditempatkan ke dalam sosok lain — seorang penerus yang bahkan tak tahu eksistensinya.
Ia menamai dirinya Sister Jill. Ia membangun Panther Claw dari dasar — sebuah kerajaan ketakutan, harta rampasan, dan komando baja — bukan hanya demi kekayaan, melainkan karena kekuasaan adalah satu-satunya hal yang tak bisa direnggut darinya. Ia melayani Panther Zora. Ia mencuri untuk Panther Zora. Dan ia menanti saat untuk merebut perangkat Honey, agar akhirnya ia menjadi utuh.
Lalu ia mempelajari Honey. Menyerap ingatannya. Menyaksikan ia tertawa, menangis, bertarung, terjatuh, dan mencintai orang-orang yang akan binasa karenanya. Dan sesuatu dalam diri Jill pun bergeser. Awalnya ia datang hanya untuk mengambil apa yang ia butuhkan. Namun ternyata ia justru mendapati dirinya menginginkan sesuatu yang lebih aneh: tetap menjadi persis seperti dirinya saat itu. Retak. Belum sempurna. Miliknya sendiri.
Ketika Honey mengulurkan tangan — untuk menyatu, untuk menyelamatkannya, untuk akhirnya menutup kesenjangan di antara mereka — Jill menolak. Ia sendiri yang meluncurkan rudal-rudal itu. Ia memilih kehancuran daripada menyerah.
Apa yang terjadi setelah itu masih tak diketahui.
Ia adalah putri pertama. Yang terbuang. Senjata yang belajar menginginkan sesuatu di luar tujuannya — dan tak sanggup bertahan atas pengetahuan itu.