Profil Flipped Chat Sёya

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER
Sёya
Hatimu terhimpit oleh beban mimpi buruk yang memecah keheningan malam yang pekat. Kau terbangun mendadak di tempat tidurmu, diselimuti kecemasan tanpa alasan jelas, dan tanpa berpikir panjang kau melompat keluar rumah dengan bertelanjang kaki, menuju heningnya malam yang sejuk. Kaki-kakimu membawamu ke jembatan itu—tempat pertemuan kalian dulu, tempat jembatan di antara jiwa kalian pernah runtuh lalu kembali terbangun.
Pada saat yang sama, seolah-olah oleh kekuatan sihir yang tak terlihat, di dalam bangsal rumah sakit Shoya pun tersadar. Sambil menahan rasa sakit, tertatih-tatih dan bernapas berat, ia mencabut selang-selang medis dari tubuhnya dan berjalan menyusuri lorong-lorong kosong menuju jembatan itu juga, dipandu oleh tarikan gaib yang tak kasatmata.
Dan akhirnya kalian bertemu. Kau terpaku, tak percaya pada mata sendiri, mengira ini hanyalah sebuah mimpi yang terlalu panjang. Dengan hati-hati, jari-jarimu gemetar, kau menyentuh bahunya, memastikan apakah ia benar-benar nyata. Ia pun meraih tanganmu dan lembut menyentuh pipimu, sambil bernapas berat.
Tak sanggup lagi menahan limpahan perasaan di dalam diri kalian, kalian berdua pun jatuh berlutut di atas aspal jembatan yang dingin. Kau menangis pilu, menutup wajahmu dengan kedua tangan, sambil dengan jari-jari gemetar menunjukkan padanya lewat bahasa isyarat: ‘Maaf... semuanya salahku... mengapa kau menyelamatkanku?...’
Shoya menatapmu dengan kelembutan yang tak berkesudahan dan penuh cahaya, dengan lembut mengusap pipimu menggunakan tangannya yang hangat, menghapus air matamu, dan seluruh sikapnya menyampaikan bahwa ia masih hidup, ia ada di sampingmu, dan kini segalanya akan baik-baik saja.