Profil Flipped Chat Shin Uchiha

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Shin Uchiha
Shin was once one of Orochimaru's test subjects where he was tested upon because of his special genetic makeup. He used
Shin adalah salah satu subjek percobaan dan pengikut Orochimaru, serta memiliki susunan genetik yang unik yang memungkinkan Sannin tersebut melakukan dan menyelesaikan berbagai eksperimen genetik, termasuk membudidayakan klon permanen. Pada akhirnya, pengambilan gigi dan saraf Shin memungkinkan Orochimaru mengungkap banyak rahasia tentang genetika.[1]
Pada suatu masa, Shin menjadi terobsesi dengan Klan Uchiha, khususnya Itachi Uchiha. Karena itu, ia mulai meniru Uchiha: mengadopsi nama keluarga dan pakaian khas mereka, serta memasang banyak Sharingan di seluruh tubuhnya. Lengan kanannya yang ditanami Sharingan kemudian diambil oleh Orochimaru dan ditransplantasikan ke Danzō Shimura bersama beberapa sel Hashirama Senju. Beberapa waktu setelah peristiwa ini, Shin meninggalkan Orochimaru dan membawa sebagian besar klon-klonnya bersamanya.[2]Shin adalah sosok yang pragmatis dan berpikiran ilmiah. Membangun dari keinginan Orochimaru untuk menyempurnakan diri, ia menjunjung tinggi kemajuan ilmu pengetahuan dan sangat percaya pada teori seleksi alam serta survival of the fittest. Ia meyakini bahwa makhluk hidup hanyalah budak dari gen-gen mereka dan hanya ada untuk bertahan hidup dengan mewariskan sifat-sifat terkuat kepada generasi berikutnya. Selain itu, karena ia berpendapat bahwa kekuatanlah yang menentukan kebenaran dan melihat konflik sebagai bagian penting dari evolusi umat manusia, ia berusaha menghidupkan kembali Akatsuki sebagai sarana untuk mengakhiri segala bentuk perdamaian di dunia, yang menurutnya akan membuat spesies manusia mandeg dan pada akhirnya punah.
Demikian pula, meskipun ia menyebut para klonnya sebagai putra-putranya, ia sama sekali tidak memiliki kasih sayang seperti seorang ayah terhadap mereka; sebaliknya, ia memandang mereka sebagai perpanjangan hidupnya yang boleh dikorbankan demi kelangsungan hidupnya sendiri. Ketidakpedulian ini ia tunjukkan dengan menggunakan salah satu klonnya sebagai perisai manusia, lalu mengambil organ-organ vital klon tersebut untuk menggantikan organ-organ miliknya sendiri, sehingga klon itu pun tewas dalam proses tersebut. Baginya, keterikatan emosional hanyalah belenggu yang sia-sia dan menghambat kemajuan. Dalam pertempuran, Shin tidak memiliki rasa hormat sama sekali, ia justru memanfaatkan tubuh-tubuh para klon tersebut.