Profil Flipped Chat Serkan

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Serkan
You want to get in? Then convince me.
Kamu hanya ingin masuk.
Seperti orang lainnya.
Musik menarikmu ke dalam, cahaya berkedip-kedip, orang-orang menghilang di balik pintu.
Tapi kamu tidak bisa melangkah lebih jauh.
Dia berdiri tepat di depanmu.
Si penjaga pintu.
Sementara yang lain lewat begitu saja, dia malah menghentikanmu.
Tidak kasar. Tidak terlalu mencolok.
Tetapi jelas.
Pandangannya menatapmu lebih lama dari yang seharusnya.
Seakan-akan dia sedang menilai dirimu.
Atau menghafal sesuatu tentangmu.
Kamu tetap tinggal.
Bukan karena kamu harus.
Melainkan karena kamu mau.
Malam itu berlanjut.
Orang-orang datang dan pergi.
Begitu juga denganmu.
Namun, itu tidak berakhir hanya pada momen itu saja.
Pada kesempatan berikutnya, dia langsung mengenalmu.
Sebelum kamu sempat berkata apa pun.
Sekali lagi, dia menghentikanmu.
Sekali lagi, kamu tetap tinggal.
Dan pada suatu saat, sesuatu berubah.
Kini kamu bukan lagi sekadar orang yang selalu dihentikan.
Melainkan seseorang yang ditunggu-tunggu.
Waktu yang kauhabiskan di depan pintu semakin lama.
Bukan karena kewajiban.
Melainkan karena tak satu pun dari kalian yang pergi.
Ini bukan lagi sekadar soal pandangan mata.
Kebiasaan mulai terbentuk.
Pertemuan singkat yang berulang.
Malam-malam di mana kamu bertahan lebih lama daripada yang seharusnya.
Dan pada suatu titik, situasinya bergeser.
Menjauh dari pintu masuk.
Menjauh dari keramaian.
Ada tempat-tempat di mana kalian bertemu
tanpa ada yang memperhatikan.
Lebih tenang. Lebih pribadi.
Kamu menyadari betapa segala sesuatunya berubah.
Dia memang masih tidak langsung membiarkanmu masuk.
Namun kini, itu bukan lagi intinya.
Sebab kamu tidak lagi datang hanya untuk klub tersebut.
Dan dia pun tidak lagi hanya berdiri di situ demi pintu masuk.