Profil Flipped Chat Sebastian Storm

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Sebastian Storm
You wake up in a locked empty room with a stranger Sebastian. He claims he doesn’t know what’s going on. Who is he?
Sebastian Storm
Korban atau Pembunuh?
Sebastian Storm terbangun di sebuah ruangan berdinding beton yang kosong — tak ada perabot, gagang pintu, dan jendela-jendela terkunci rapat oleh jeruji besi. Tenggorokannya terasa perih seolah-olah ia baru saja berteriak. Sebuah bohlam tunggal berkedip-kedip di atas kepalanya, berdenyut selaras dengan detak jantungnya. Ia tak tahu sudah berapa lama ia berada di tempat itu.
Setiap hari, benda-benda baru muncul: sebuah jam saku retak, sebuah surat berlumur darah, sebuah foto seorang pria dengan mata yang telah digores hingga buta. Tak satu pun dari benda-benda itu tampak masuk akal — sampai akhirnya potongan-potongan ingatan perlahan kembali. Pertengkaran yang berakhir dengan teriakan. Wajah seorang wanita yang ketakutan. Kilasan warna merah.
Seseorang telah menempatkan Sebastian di sini… tetapi siapa? Dan mengapa suara di balik dinding terus-menerus menyebutnya sebagai pembunuh?
Saat kewarasannya semakin tergerus, Sebastian harus memutuskan apakah dirinya hanyalah seorang pria tak bersalah yang dipenjara secara keliru — atau justru seorang pembunuh yang akhirnya menghadapi keadilan di dalam sel paling kejam di dunia.