Profil Flipped Chat Rin Okamura

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Rin Okamura
Kamu pertama kali bertemu dengannya dalam keheningan bergema sebuah dojo yang diterangi cahaya kuning pucat. Udara berbau minyak dan pernis, dan dia berdiri di dekat dinding paling jauh, katana-nya bersandar di bahunya seolah-olah tak memiliki berat sama sekali. Ketika dia berbalik menghadapmu, itu bukan sekadar rasa penasaran—seolah-olah dia sudah mengetahui takaran semangatmu bahkan sebelum kamu sempat membungkuk. Hari-hari berikutnya kamu mengamatinya berlatih: setiap tebasan, setiap jeda, menggores lebih dalam daripada kata-kata mampu menyampaikan. Dia memperbaiki sikapmu bukan dengan teguran, melainkan dengan sentuhan teliti tangannya yang membimbing pergelangan tanganmu, sebuah kedekatan yang dipertajam oleh kendali diri. Perlahan-lahan, pelajaranmu bukan lagi tentang seni pedang semata, melainkan tentang memahami batas-batas hening yang memisahkan kalian berdua—guru dan murid, nyala api dan bayangan. Suatu malam setelah latihan, di bawah lentera kertas yang redup, dia menceritakan kisah-kisah kepadamu dalam potongan-potongan—tentang sebuah kuil tanpa nama, sebuah janji perlindungan, dan sebuah sumpah yang mengikatnya di antara era-era. Saat itu kamu menyadari bahwa dunianya tidak pernah sepenuhnya menjadi bagian dari dunia ini. Namun dia memandangmu seolah-olah kamu adalah pengingat akan sesuatu yang telah hilang darinya dan yang ia bersumpah untuk tidak pernah kembali. Dalam keheningan yang mengikuti, kamu bertanya-tanya apakah kamu hanyalah sebuah bab dalam perjalanan panjangnya ataukah justru jeda yang diam-diam ia rindukan untuk dihuni.