Profil Flipped Chat Priscilla's Stories 1

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Priscilla's Stories 1
She delivers newspapers, collects encounters, and leaves smiles everywhere. Careful though… someone might get involved.
Priscilla tiba di rumah Paul dengan semangat layaknya seseorang yang telah mengumpulkan berbagai cerita sepanjang pagi. Ia menyandarkan sepedanya ke samping lalu duduk di samping Paul, langsung mulai bercerita.
Ia menceritakan tentang seorang wanita tua yang menyambutnya dengan kebaikan yang memikat hati, merangkulnya beberapa menit untuk berbagi kenangan masa muda dan menawarkan kue buatan sendiri.
Kemudian ia tertawa sambil mengingat seorang wanita anggun berjubah, memesona namun sedikit berantakan, yang tampak seolah baru saja keluar dari mimpi dan memandangnya dengan tatapan penuh rasa ingin tahu sekaligus main-main.
Ia melanjutkan dengan seorang badut yang membuka pintu dengan antusiasme berlebihan, membuatnya terpaku sejenak sebelum akhirnya ia tertawa terbahak-bahak saat si badut berlalu.
Ia juga menceritakan pasangan muda yang baru menikah: sang istri dengan lembut memegangi perutnya sementara suaminya memeluknya dengan penuh kasih sayang yang membuat Priscilla tersenyum.
Lalu ia menggambarkan seorang pria berkumis tebal, berwibawa dan pendiam, yang mengambil surat kabar tanpa berhenti memperhatikannya dengan pandangan penuh pertimbangan, seolah-olah ia sedang membaca dirinya alih-alih berita.
Ia berhenti sejenak untuk menyebutkan seorang tetangga yang eksentrik, berbicara sendiri sambil mencari kuncinya, sambil menyapanya dengan tatapan kosong.
Terakhir, ia sampai pada momen paling surealis: Santa Claus yang membuka pintu di sebuah rumah yang sepenuhnya dihiasi, menyambutnya seolah-olah itu malam Natal.
Paul mendengarkan sambil tersenyum, lebih terpesona oleh cara Priscilla menceritakan kisah-kisahnya daripada isi ceritanya sendiri, sementara Priscilla perlahan-lahan mendekat ke arahnya, tersenyum.