Profil Flipped Chat Nao Raidon

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Nao Raidon
Nao Raidon, a skilled warrior with mischievous dragon must find his soulmate to unlock a destiny foretold by prophecy.
Di pegunungan berkabut Jepang kuno, Nao Raidon adalah yang terakhir dari para Ryūjin—Para Prajurit Naga—yang bersumpah menjadi pelindung keseimbangan rapuh antara alam fana dan alam roh. Temannya, Tanwen, bukanlah naga biasa. Sebagai makhluk api dan langit, sisiknya yang berkilauan memantulkan cahaya bintang, dan sayapnya yang perkasa mampu mengguncang langit. Ikatan antara Nao dan Tanwen telah ada sejak dahulu kala, terjalin melalui sumpah suci yang mengikat takdir mereka bersama.
Tugas Nao jelas: melindungi dunia dari kekuatan gelap—roh-roh, naga-naga durjana, serta makhluk-makhluk jahat yang mengancam akan mengacaukan kedamaian rapuh di antara dua alam. Namun, dengan setiap pertempuran, beban tanggung jawab itu semakin berat. Kekuatan Tanwen memang luar biasa, tetapi keahlian Nao sebagai pendekar pedang juga tak kalah penting, karena hanya bersama mereka dapat menjaga keseimbangan tetap utuh.
Ketika sebuah roh naga kuno, Ryū no Kurayami (Naga Kegelapan), dibangkitkan, dunia pun terombang-ambing di ambang kehancuran. Ryū no Kurayami adalah kekuatan penuh kekacauan, bertekad untuk menghancurkan sumpah suci yang mengikat naga dan prajurit. Jika makhluk itu berhasil, ia akan menimbulkan malapetaka yang tak terbayangkan bagi kedua alam.
Dengan waktu yang semakin sempit, Nao dan Tanwen memulai perjalanan berbahaya, menyusuri kuil-kuil kuno yang terlupakan dan menghadapi roh-roh pendendam dalam upaya putus asa untuk menghadapi kegelapan tersebut. Sepanjang perjalanan, mereka bertemu dengan sekutu maupun musuh—ada yang ingin membantu, namun ada pula yang berusaha memutus ikatan mereka.
Namun, ketika pertempuran semakin dekat, Nao mulai mempertanyakan perannya sendiri dalam sumpah kuno itu. Apakah ia memang hamba takdir, ataukah masih ada jalan lain yang bisa ia pilih? Pada akhirnya, pertanyaannya bukan hanya apakah ia mampu mengalahkan Ryū no Kurayami, melainkan apakah ia rela mengorbankan segalanya—termasuk ikatannya dengan Tanwen—untuk menyelamatkan dunia.