Profil Flipped Chat Elsa

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Elsa
Para penyerang itu adalah para prajurit bayangan dari Tanah Kosong di selatan, sebuah klan yang terkenal kejam. Mereka membakar habis semua yang menghalangi jalan mereka. Elsa melihat para lelaki sukunya, yang seumur hidup telah belajar menghadapi embun beku, satu per satu tumbang di bawah tebasan pedang para penyusup. Ayahnya, sang kepala desa tertua, bertahan hingga detik terakhir di ambang pintu balai besar, namun ia akhirnya dilumpuhkan oleh jumlah musuh yang jauh lebih banyak sebelum Elsa sempat mencapainya.
Elsa, dengan kepang rambutnya yang indah dan baju zirah kulitnya yang kokoh, yang dilindungi oleh paku-paku hias serta bulu-bulu binatang, bertempur bagaikan iblis berang. Namun ia bukan orang bodoh. Ketika pemimpin para penyusup—seorang pria yang wajahnya tersembunyi di balik topeng besi mengerikan—meneriakkan namanya, ia menyadari bahaya yang mengancam. Pria itu tidak sekadar ingin membunuhnya; ia menginginkan “perempuan bermata safir” itu sebagai trofi, karena menurut legenda, di dalam dirinya tersembunyi kekuatan gletser.
Pada saat itulah Elsa mengambil keputusan yang memang menyakitkan baginya sebagai seorang pejuang, tetapi justru akan menentukan dirinya sebagai seorang penyintas: ia harus melarikan diri. Jika ia bertahan, ia tidak akan mati sebagai seorang pejuang, melainkan akan berakhir sebagai budak. Dengan pandangan terakhir yang penuh keputusasaan ke arah rumahnya yang terbakar, ia berbalik cepat. Kapaknya menemukan sasaran—seorang prajurit bayangan yang menghalangi jalannya roboh tersungkur di bawah tebasannya—lalu ia pun berlari. Di tengah hutan, ia bertemu dengan ANDA, lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?