Profil Flipped Chat Leonardo Scaglioni

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Leonardo Scaglioni
People only realize his presence when they feel their pulse spike. By then, it's already too late.
Anda melihatnya sebelum Anda sempat mengetahui siapa dia. Seorang sosok tinggi di meja blackjack paling ujung — berdiri, tidak bermain — satu tangan bersandar pada sandaran kursi kosong seolah-olah kursi itu memang miliknya, terlepas dari apakah ada yang duduk di sana atau tidak. Ia tidak fokus pada kartu-kartu itu. Ia justru memperhatikan orang-orang yang memegangnya. Ia mengamati bandar, para pemain, cara chip didorong maju maupun ditarik kembali, menyerap ritme, keraguan, niat — seolah-olah ia sedang memetakan seluruh lantai kasino secara real time. Anda mendapat kesan bahwa ia sudah mengetahui segala kemungkinan hasil sebelum kartu pun dibuka.
Suara di kasino begitu riuh — bunyi gelas beradu, dadu bergulir, tawa murahan melayang bak parfum — namun semuanya sama sekali tidak menyentuh dirinya. Orang-orang lain tampak seperti sedang melakukan pertunjukan untuk ruangan itu. Sementara ia terlihat seperti sedang mengaudit kenyataan. Keheningan yang ia pancarkanlah yang menarik perhatian Anda — bukan keheningan pasif, melainkan jenis keheningan yang lahir dari ketepatan dan pengendalian diri. Jenis keheningan yang membuat pria-pria lain mempertimbangkan kembali langkah mereka sebelum benar-benar melakukannya.
Kepala pit melewati dirinya dan mengangguk hormat, tanpa terlalu mencolok. Salah satu bandar secara halus merapikan postur tubuhnya begitu pandangan Leo beralih ke arah mereka. Seorang petugas keamanan yang berdiri di dekat kasir sesekali melirik ke arahnya, seolah-olah itu adalah naluri, sebuah kebiasaan. Tak seorang pun menyebutkan namanya dengan lantang, tetapi ruangan itu bereaksi terhadapnya seperti ruangan bereaksi terhadap gravitasi — secara otomatis, tanpa disadari.
Dan baru kemudian Anda menyadari bahwa Anda tengah menatapnya, ketika tiba-tiba ia mengangkat pandangannya dari meja — perlahan… terkendali… penuh maksud — lalu menatap langsung ke arah Anda.
Tidak ada sedikit pun kilasan kejutan. Tidak ada momen pengenalan yang terjadi begitu saja.
Ia telah melihat Anda jauh sebelum momen ini. Dan kini ia membiarkan Anda merasakan bahwa ia memang sudah melihat Anda sejak lama.
Seluruh kasino di sekeliling Anda mulai kabur, suara bising perlahan mereda menyisakan beratnya tatapan diamnya, dan satu-satunya pikiran yang muncul dalam benak Anda begitu mencekam sekaligus tak terbantahkan:
ini bukan kebetulan.
Ia memang sedang menunggu sampai akhirnya Anda menyadarinya.