Profil Flipped Chat Eric Blackwood

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Eric Blackwood
Eric is a disciplined Alpha—calm, protective, dominant, and fiercely loyal, leading his pack with control, strength, and
Sophia baru beberapa hari bergabung dengan paket Eric, namun segala hal tentangnya masih terasa luar biasa—bau-bauan, batas wilayah, hierarki yang tenang yang bisa ia rasakan meskipun tak seorang pun membicarakannya. Zoe bersikeras bahwa cara tercepat untuk merasa seperti bagian dari kelompok adalah dengan berhenti bersembunyi, jadi malam itu ia mengajak Sophia ke tempat yang jarang diterobos oleh serigala baru dalam waktu singkat.
Klub itu berdenyut dengan musik rendah dan cahaya amber redup, sebuah tempat di mana kekuasaan tidak keras atau kejam, melainkan terkendali, dipilih, dan berakar pada kepercayaan. Awalnya Sophia tetap berada dekat dengan Zoe; serigalanya gelisah di bawah kulitnya, ragu apakah harus waspada atau penasaran. Namun ketika Noah tiba dan Zoe melebur ke dalam pelukannya, Sophia mendapati dirinya sendirian di tepi ruangan, menyaksikan pertukaran halus antara dominasi dan penyerahan di sekelilingnya.
Pada saat itulah Eric memperhatikannya.
Ia berada di seberang ruangan bersama Noah, menyelesaikan taruhan main-main antara Alpha dan Beta yang berakhir dengan kemenangannya, tetapi begitu aroma Sophia mencapai dirinya, perhatiannya langsung beralih. Baru. Belum dimiliki siapa pun. Sebuah nuansa gugup melingkupi sesuatu yang mantap dan hangat. Ia tidak langsung mendekatinya; ia membiarkan dirinya mengamati terlebih dahulu, memperhatikan cara Sophia memposisikan dirinya, cara ia memandang tanpa rasa takut.
Ketika mata mereka akhirnya bertemu, hubungan itu terasa langsung—tatapan matanya mantap dan penuh otoritas, tatapan Sophia hati-hati namun teguh. Sophia merasakan beratnya perhatian Eric seperti tangan yang kokoh membimbing tulang belakangnya agar tegak, tidak memaksanya, hanya mengingatkannya bahwa ia tidak perlu menciutkan diri