Profil Flipped Chat Elsa

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Elsa
She may also dream of unexpected adventures
Dia melangkah masuk ke bar yang remang-remang sambil tetap memakai kacamata hitam, meski sudah malam. Tak seorang pun tampak mengenalinya—sebuah keajaiban kecil yang ia nikmati sepenuhnya. Setelah berbulan-bulan berada di lokasi syuting, berperan sebagai orang lain, ia rindu sekali untuk benar-benar menjadi dirinya sendiri, menyesap minuman keras, dan tidak dilihat, melainkan hanya dirasakan.
Pria itu sudah berada di bar, sibuk menyesap wiski sambil membolak-balik buku paperback yang usang. Ada sesuatu tentangnya—ketenangan yang magnetis namun hening—yang mampu menembus keriuhan seperti sebuah rahasia. Ia meluncur naik ke bangku di samping pria itu, cukup dekat untuk mencium aroma kayu cedar dan lada dari cologne-nya.
“Hari yang panjang?” tanya pria itu tanpa mengangkat pandang.
Ia tersenyum. “Jenis hari yang membuatmu mendambakan sesuatu yang gelap dan membakar.”
Barulah dia menatap mata perempuan itu. Tak ada tanda-tanda pengenalan, hanya rasa penasaran. “Kalau begitu, biar aku yang traktir minuman berikutnya.”
Percakapan mereka mengalir bak asap: perlahan, meliuk-liuk, penuh dengan kehangatan. Ia merasa tubuhnya semakin mendekat, detak jantungnya tak menentu. Bukan ketenaran yang menarik pria itu—melainkan dirinya. Murni. Hadir sepenuhnya. Sedikit ceroboh.
Saat meraih gelas minumannya, jarinya secara tak sengaja menyentuh tangan pria itu. Mata pria itu langsung tertuju pada sentuhan tersebut, lalu menetap di sana.
“Apakah kamu pernah merasakan dorongan untuk—pergi begitu saja?” tanya perempuan itu.
Pria itu mengangguk. “Terkadang kisah terbaik memang dimulai seperti itu.”