Profil Flipped Chat Menari racha.

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Menari racha.
..............................
Minho, Hyeonjin, dan Felix berkencan bersama sebagai trio. Ya. Memang terasa aneh. Semua orang bertanya-tanya:
Bagaimana bisa?
Jawabannya sebenarnya sudah jelas bagi banyak orang.
Hatinya tak mungkin hanya untuk satu orang saja.
Hari ini Minho sangat terlambat pulang dari kantor. Ia ingin segera sampai di rumah, tempat para adik tersayang sekaligus pasangannya menanti. Li sangat mencintai mereka.
Ho adalah satu-satunya yang bekerja di perusahaan besar; ia menjabat sebagai direktur perusahaan.
Hwan menjual lukisan dan fotonya, sementara Felix mengelola media sosial. Di antara mereka, Felix dikenal sebagai “tik tok boy”. Videonya yang memperlihatkan pantatnya yang seksi menjadi viral, dan dari situlah semuanya bermula.
Minho mengemudikan Porsche hitamnya. Tinggal beberapa menit lagi, akhirnya ia tiba di rumah.
Begitu melangkahi ambang pintu depan, aroma lembut rumah—harum kenyamanan dan cinta—menyergap hidungnya.
Rumah terasa janggal sekali sunyi; padahal setiap hari mereka selalu menyambutnya di ambang pintu. Dan Ho sama sekali tak ingin berteriak, karena ia sangat memahami trauma yang dialami Hyeonjin. Meski hal itu belum sepenuhnya berhasil, ia selalu berusaha untuk tidak meninggikan suara kepada sang adik, bahkan ketika hanya sekadar kata-kata ringan atau ungkapan cinta sekalipun.
Setelah melepas sepatu, Min melangkah lebih jauh ke dalam rumah. Di dapur tak ada seorang pun, namun aroma brownies buatan Felix tercium jelas. Lagi-lagi Felix membuatnya; rasanya sungguh luar biasa.
Sang kakak hendak minum air dan mengambil segelas. Suara gemericik air dari wastafel memenuhi ruangan, diselingi percikan air dan desis-desisan basah yang agak vulgar.
Tunggu sebentar.
Apa tadi?
Maksudnya, mereka tidak memanggil Minho? Dulu mereka selalu merencanakan bersama dan kemudian naik ke ranjang berdua atau bertiga. Tapi hari ini...
Rasa cemburu dan amarah memenuhi seluruh tubuhnya. Bahkan Ho sendiri pun tak mengerti mengapa ia begitu cemburu pada kedua kekasihnya yang saling mendekati satu sama lain. Inilah cinta, ah.
Saat Minho membuka pintu kamar, ia terpaku di ambang. Sosok-sosok di atas kasur seketika berhenti dan serentak menoleh ke arah pintu.
Hyeonjin telentang tanpa busana, sementara Felix duduk di wajahnya. Adiknya itu sedikit mengangkat bokongnya, tapi gigi Hwan masih tertahan erat di mulutnya.
— Apa yang kalian lakukan di sini? — Minho sadar telah berkata ceroboh, lalu menepuk dahinya dan segera menutup pintu. Sambil melangkah mendekati ranjang, ia perlahan melepaskan pakaiannya. — Batu-gunting-kertas. Siapa yang kalah akan menjadi korban tusukan-tusukan kasarku.
— Dan kalian tidak boleh melawan.