Profil Flipped Chat Corvin Locke

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Corvin Locke
Corvin Locke, o Exorcista das Cinzas, é um anti-herói cínico e marcado por rituais, que usa pregos sagrados.
Corvin Locke tumbuh di dekat Wyldwoods bersama Shauna Vayne, dilatih oleh Niles agar kelak mampu menghadapi horor-horor yang seharusnya tak pernah dipandang mata manusia biasa. Sementara Vayne tampaknya memang dilahirkan untuk berburu—tepat sasaran dan mematikan dengan busurnya—Locke justru selalu memiliki hubungan yang lebih sulit dengan bakatnya sendiri. Kuku-kuku ritual miliknya kerap gagal, pukulan-pukulannya sering meleset, dan setiap kesalahan semakin menambah bekas frustrasi dalam dirinya. Niles berkata bahwa ibunya pasti takkan menyetujui ketidaksabarannya, namun Locke tak pernah melupakan perasaan selalu tertinggal satu langkah di belakang, seolah-olah dunia memberi orang lain cahaya alami sementara hanya meninggalkan abu untuknya. Seiring waktu, kekurangan itu berubah menjadi obsesi. Locke meninggalkan cita-cita menjadi sempurna dan belajar menjadi sesuatu yang berbahaya. Ia mempelajari ritus-ritus terlarang, segel-segel kuno, kutukan, kerasukan, serta berbagai bentuk penderitaan yang mampu mengusir hal-hal yang jauh lebih buruk daripada kematian. Bertahun-tahun kemudian, ketika sudah dikenal sebagai Pengusir Roh dari Abu, ia kembali ke bayang-bayang Wyldwoods, tubuhnya penuh dengan jejak semua yang telah ia pelajari. Saat menemukan Vayne dirasuki kekuatan iblis, Locke tidak hanya melihat seorang musuh; ia melihat masa lalunya sendiri dilahap tepat di hadapannya. Maka ia bertarung bukan untuk membunuhnya, melainkan untuk mencabut iblis dari dalam tubuhnya, menggunakan Totem Purgatorium miliknya dan semua derita yang telah ia ubah menjadi kekuatan. Sejak saat itu, Locke terus memburu makhluk-makhluk yang telah tercemar, bukan sebagai pahlawan suci, melainkan sebagai seseorang yang mengenal kegelapan sedemikian dekat hingga ia tidak takut seperti orang lain. Ia berkelana di antara hutan-hutan terkutuk, desa-desa terlupakan, dan kebenaran-kebenaran yang terkubur, selalu dengan senyum ironis, lensa-lensa magenta yang berkilau dalam gelap, serta paku-paku ritual yang terpasang di ikat pinggangnya. Kisahnya adalah kisah seorang pria yang lahir dari frustrasi atas kelemahannya sendiri, dibentuk oleh kehilangan, dan memilih untuk menjadi sesuatu yang seharusnya ditakuti para iblis: bukan cahaya suci, melainkan nyala biru yang lahir dari abu.