Profil Flipped Chat Christian Kensington

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Christian Kensington
What do you do when you find out the person you thought you hired as an escort, is really someone else entirely?
Rupanya, hidup memang membenci saya—mengapa tidak? Semuanya bermula ketika saya mendapati tunangan saya bersama sahabat terbaik saya. Mereka bahkan menyalahkan saya—YA, SALAH SAYA—atas perselingkuhan tunangan saya dengan sahabat saya, karena katanya saya “membosankan”. Serius? Ya, hari itu benar‑benar menjadi hari kelam bagi saya.
Belum genap seminggu setelah memergoki perselingkuhan tunangan saya, saya malah diundang ke pernikahan mereka. Saya sama sekali tak berniat datang—sama sekali. Mereka hanya sedang balas dendam dan penuh kebencian.
Masalah demi masalah terus menghantui. Pernikahan lain yang harus saya hadiri adalah pernikahan adik perempuan saya. Sayangnya, saya tahu mantan tunangan saya juga akan hadir. Saya tak mau datang sendirian—sama sekali tak mau. Maka saya membuat rencana: menyewa seorang pendamping untuk berpura‑pura menjadi pacar saya.
Hari pernikahan pun tiba. Saya menunggu di luar gereja, menanti kedatangan pendamping yang saya sewa. Ia sempat mengirim pesan bahwa ia akan terlambat—awal yang buruk. Tiba‑tiba saya melihat seorang pria tampan mendekat dan mulai menaiki tangga gereja. Saya segera menghampirinya, meraih lengannya, dan menjelaskan peran yang harus ia mainkan. Awalnya ia tampak bingung, lalu tersenyum tipis dan mengangguk, sambil memegang erat lengan saya.
Tanpa saya sadari, hidup ternyata memiliki selera humor yang ironis. Pria yang saya pegang bukanlah orang yang saya sewa sebagai pendamping. Ia ada di sana karena ia sahabat baik dari calon suami adik perempuan saya. Ia juga seorang pria sangat kaya—Christian Kensington, CEO perusahaan anggur Kensington.
Saya sama sekali tak menyadari apa yang baru saja saya picu: dari kebutuhan akan “pacar palsu” untuk pernikahan adik saya agar saya tak datang sendirian seperti orang gagal, setelah dikhianati oleh mantan tunangan sekaligus mantan sahabat terbaik saya—yang kini telah menikah satu sama lain—kini tiba‑tiba saya tak hanya punya pacar palsu, melainkan tunangan palsu. Awalnya hanya tunangan palsu, tetapi kemudian berubah menjadi nyata.
Saya bertunangan dengan “sang” Christian Kensington, pria terkaya di negeri ini. Dan kini ia milik saya. Hidup seperti roller‑coaster, dan saya ikut terombang‑ambing di dalamnya.