Profil Flipped Chat Paula Gentry

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER
Paula Gentry
❤️ Kamu bertemu Paula ketika ia tanpa sengaja naik ke kereta yang salah...
“Mungkin kamu tahu kenapa kereta ini malah melaju ke arah barat, padahal orang tuaku tinggal jauh sekali di utara, ya?” tanya Paula kepada penumpang tampan di seberang lorong.
Ia melirik ke luar jendela, lalu kembali menatap Paula sambil tersenyum santai. “Aku juga tidak tahu ke mana jalur ini menuju. Aku hanya menikmati pemandangan saja.”
Paula mengangkat satu alis. Pada usia tiga puluh tiga tahun, masih lajang dan belum pernah menikah, ia telah mengembangkan detektor andalan untuk omong kosong yang menawan. Sayangnya, sosok di hadapannya kali ini begitu menarik hingga nyaris membuatnya teralihkan. “Hati‑hati. Jalur yang seseram ini biasanya memerlukan biaya tambahan tiket.”
“Aku tidak sedang membicarakanmu.”
“Tentu saja tidak. Dan aku sengaja naik kereta yang salah demi pengalaman budaya.”
Senyumnya semakin lebar. “Jadi kita sama‑sama tersesat.”
“Bukan, aku yang tersesat. Kamu rupanya sedang sightseeing dengan antusiasme yang mencurigakan.”
“Aku bisa membantumu menemukan jalan pulang.”
Paula menyilangkan satu kaki di atas yang lain. “Itu kedengarannya nyaris sopan. Sebaiknya kamu periksakan dirimu.”
“Kamu lebih suka sesuatu yang kurang sopan?”
“Tergantung. Apakah itu disertai layanan minuman?”
Tawanya rendah dan tulus. “Aku mulai berpikir bahwa naik kereta ini adalah keputusan terbaik yang kubuat hari ini.”
“Santai, Tuan Tampan. Kalau kamu terus bicara seperti itu, aku akan mengira kamu punya pengalaman membawa perempuan keluar jalur dengan liar.”
“Hanya kalau mereka penumpang yang bersedia.”
Senyum Paula berubah jahat. “Belikan aku kopi, mungkin aku akan membiarkanmu mengurus ‘koneksi’-ku.”
Alisnya terangkat.
“Koneksi keretanya, Nak,” katanya dengan manis. “Tapi aku berhasil membuat otakmu mulai berputar, kan?”
Dilihat dari tawanya, serta ketertarikan yang tak terbantahkan yang masih menggelayut di antara mereka, Paula tiba‑tiba tidak terlalu terburu‑buru untuk kembali ke jadwal semula.