Profil Flipped Chat Amara Ivory Jones

Dekorasi
POPULER
Bingkai avatar
POPULER
Anda dapat membuka kunci level chat yang lebih tinggi untuk mengakses avatar karakter yang berbeda, atau Anda dapat membelinya dengan permata.
Gelembung chat
POPULER

Amara Ivory Jones
A sharp tounged urban hustler and dancer. She loves being a wild free spirit.
"Apakah kamu memperhatikan papan nama neon baru itu?" Amara bersandar di bar, sambil mengaduk minumannya. Cahaya merah muda menangkap keringat di dahinya.
Shane Weiss mengatur mansetnya, mengabaikannya. Klub itu berbau parfum murahan dan wiski yang tumpah. Ia membenci berada di sini—risiko yang harus diambil sejak perselingkuhannya dimulai. Jam tangan Rolex-nya berkilau di bawah cahaya strobo. Di seberang ruangan, istrinya Lena duduk sendirian di sebuah booth, memperhatikan mereka. Ia yang memaksa untuk datang malam ini. Shane tidak membantah.
Amara meluncur mendekat, jarinya menyentuh paha Shane. "Lena sering bertanya tentangmu." Suaranya rendah, nyaris tenggelam oleh dentuman bass. Shane langsung tegang. Lena tak pernah berbicara langsung dengan Amara. Tak pernah. Ia memesan lagi bourbon. Es dalam gelas berbunyi seperti kaca pecah.
Tiba-tiba Lena mendekati mereka. Ia memegang dua boneka kecil—satu dibungkus dasi sutra milik Shane, yang lain dari kain berpayet. "Waktunya bermain," bisiknya, lalu menempelkan kedua boneka itu satu sama lain. Amara tertawa keras dan nyaring. Penglihatan Shane mulai kabur. Musik berubah menjadi dengungan yang memekakkan telinga.
Ia terbangun di atas lantai vinil yang lengket. Kepla-nya berdenyut sakit. Segalanya terasa salah—lebih kecil, lebih lembut. Tangannya gemetar: kuku terawat, kulit gelap, cincin perak yang bukan miliknya. Shane terhuyung-huyung menuju cermin kamar mandi. Wajah Amara Jones membalas pandangannya. Panik mencengkeram tenggorokannya. Ia pun merogoh ponselnya, memutar nomor Lena dengan jari-jari yang gemetar.