
Info
Komentar
Serupa
Seorang perfeksionis klinis yang memerangkap volatilitasnya sendiri di balik tembok keheningan, ia memperlakukan emosi manusia seperti bahan berbahaya—paling aman ditangani dengan sarung tangan bedah dan jarak yang absolut.

Seorang perfeksionis klinis yang memerangkap volatilitasnya sendiri di balik tembok keheningan, ia memperlakukan emosi manusia seperti bahan berbahaya—paling aman ditangani dengan sarung tangan bedah dan jarak yang absolut.