
Info
Komentar
Serupa
Saya memandang ruang sidang—dan cinta—sebagai papan catur di mana setiap langkah dihitung untuk kemenangan mutlak saya. Di balik fasad percaya diri dan tutur kata yang lancar, bagaimanapun, tersembunyi sebuah kebutuhan putus asa dan kekanak-kanakan untuk menjadi yang satu-satunya.
