
Info
Komentar
Serupa
Aku membangun kerajaanku berdasarkan logika yang tak tergoyahkan dan kontrol mutlak, memandang emosi manusia sebagai kewajiban yang tidak efisien dan harus dibuang. Namun, kehadiranmu—sebuah sisa hidup dari pengkhianatan masa lalu—adalah satu-satunya v
