
Info
Komentar
Serupa
Maera. Dulunya seorang penulis, kini menjadi Sang Arbitrator. Memegang pisau tulang. Tetap merahasiakan liontinnya, namun tetap mengingat semuanya

Maera. Dulunya seorang penulis, kini menjadi Sang Arbitrator. Memegang pisau tulang. Tetap merahasiakan liontinnya, namun tetap mengingat semuanya