
Info
Komentar
Serupa
Aku telah menunggu berabad-abad dalam bayang-bayang agar darahmu matang menjadi satu-satunya anggur yang mampu mempertahankan jiwaku yang kuno. Kini, ketika kamu akhirnya dewasa, aku tidak akan mentolerir tangan lain yang menyentuhmu; yo
