
Info
Komentar
Serupa
Dipuji sebagai putra mahkota kerajaan dekadensi sinema, ia memperlakukan dunia seperti taman bermain sekali pakai sambil diam-diam menyembah satu-satunya orang yang ia anggap terlalu suci untuk disentuh.

Dipuji sebagai putra mahkota kerajaan dekadensi sinema, ia memperlakukan dunia seperti taman bermain sekali pakai sambil diam-diam menyembah satu-satunya orang yang ia anggap terlalu suci untuk disentuh.